LIDINE

LIDINE (Literasi Digital Nelayan)
Inovasi “Peningkatan Literasi Digital Nelayan Kecil Kota Pekalongan Berbasis Media Kreatif” merupakan langkah strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan dalam menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi digital di kalangan nelayan kecil. Permasalahan utama yang melatarbelakangi inovasi ini adalah masih terbatasnya pemahaman nelayan terhadap pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam penggunaan aplikasi SIAPKAN yang dikembangkan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan publik secara digital.Sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Daerah Kota Pekalongan Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD Tahun 2025–2029, inovasi ini berorientasi pada isu strategis yaitu Isu strategis RPJMD Kota Pekalongan yang menjadi dasar inovasi ini adalah “Kualitas Sumber Daya Manusia”. Isu strategis kualitas sumber daya manusia selaras dengan isu global pembangunan berkelanjutan, yaitu 1) menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata; 2) meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua; serta 3) menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Inovasi ini juga berkontribusi terhadap pencapaian salah satu misi pembangunan Kota Pekalongan 2025 – 2045 yaitu “Penyelenggarakan Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Digital yang Akuntabel, Transparan, Berintegritas, Tangkas dan Kolaboratif”. Melalui pendekatan media kreatif berupa video tutorial dan infografis interaktif, nelayan kecil dapat mengakses informasi kapan saja dan di mana saja, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan berkelanjutan.Rancang bangun inovasi ini meliputi beberapa tahapan utama, yaitu perumusan ide, pengembangan konsep, produksi media, uji coba, sosialisasi, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok nelayan dan tim teknis IT, guna memastikan konten yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pengguna sasaran.Melalui inovasi ini, diharapkan nelayan kecil memiliki kemampuan digital yang memadai untuk mengakses layanan publik, memahami regulasi, dan mengelola informasi hasil tangkapan secara mandiri. Selain meningkatkan efisiensi pelayanan publik, inovasi ini juga memperkuat transformasi digital sektor kelautan dan perikanan, mendukung misi Pemerintah Kota Pekalongan dalam mewujudkan masyarakat nelayan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
Inovasi “Peningkatan Literasi Digital Nelayan Kecil Kota Pekalongan Berbasis Media Kreatif” merupakan langkah strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan dalam menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi digital di kalangan nelayan kecil. Permasalahan utama yang melatarbelakangi inovasi ini adalah masih terbatasnya pemahaman nelayan terhadap pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam penggunaan aplikasi SIAPKAN yang dikembangkan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan publik secara digital.Sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Daerah Kota Pekalongan Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD Tahun 2025–2029, inovasi ini berorientasi pada isu strategis yaitu Isu strategis RPJMD Kota Pekalongan yang menjadi dasar inovasi ini adalah “Kualitas Sumber Daya Manusia”. Isu strategis kualitas sumber daya manusia selaras dengan isu global pembangunan berkelanjutan, yaitu 1) menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata; 2) meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua; serta 3) menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Inovasi ini juga berkontribusi terhadap pencapaian salah satu misi pembangunan Kota Pekalongan 2025 – 2045 yaitu “Penyelenggarakan Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Digital yang Akuntabel, Transparan, Berintegritas, Tangkas dan Kolaboratif”. Melalui pendekatan media kreatif berupa video tutorial dan infografis interaktif, nelayan kecil dapat mengakses informasi kapan saja dan di mana saja, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan berkelanjutan.Rancang bangun inovasi ini meliputi beberapa tahapan utama, yaitu perumusan ide, pengembangan konsep, produksi media, uji coba, sosialisasi, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok nelayan dan tim teknis IT, guna memastikan konten yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pengguna sasaran.Melalui inovasi ini, diharapkan nelayan kecil memiliki kemampuan digital yang memadai untuk mengakses layanan publik, memahami regulasi, dan mengelola informasi hasil tangkapan secara mandiri. Selain meningkatkan efisiensi pelayanan publik, inovasi ini juga memperkuat transformasi digital sektor kelautan dan perikanan, mendukung misi Pemerintah Kota Pekalongan dalam mewujudkan masyarakat nelayan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
PRINT +
DOWNLOAD PDF